Ini namanya… tertekan luar biasa.
Sepanjang hari tadi dari pagi sampe detik ini. Gw ngerasain
hal paling menyedihkan. Menyakitkan. Perih. Entah lah..
Teringiang dikepala gw, suara tak berperasaan itu. Suara yang
berkali-kali menyudutkan. Suara angkuh sombong, dari seorang yang disebut
senior. Dari seorang yang “terlihat” baik namun licik. Hahaha sekali lagi gw ga
berhak nge-judge.
Tappppiiiiiiiiiiiiiii
Sakit berat men! Ngilu rasanya.
Berusaha gw tahan rasa sakitnya, sampe saat hari ini gw
ngerasain tertekan luar biasa. Gw hampir nangis depan kejayaan, kemunafikan
mereka. Untungnya hanya hampir saja, belum keluar melompat dari mata.
Sampai saat gw bisa numpahin semua depan dia. Depan orang
yang saat gw nangis tersengal-sengal dia pegang tangan gw, entah. Mungkin karna
kasian. Gw sedih,,,sedih luar biasa.
Gw ga bisa tahan lagi berada dilingkungan seperti ini.
Berada ditengah kemunafikan. Ditengah beberapa orang dengan
2 muka berbeda, atau beberapa orang yang memang sangat terlihat buruk bahkan
tanpa muka baik, tanpa kepribadian baik lainnya.
Gw ga kuat, ga tahan ga mungkin lagi bisa hidup
ditengah-tengah orang seperti ini. Mungkin sekarang pun gw sedang menjadi mayat
hidup. Yang hidup dan tersenyum saat akhir bulan. Yah hanya karna uang. Bukan krna
bahagia. Bukan karna cinta.
Gw harus segera pergi, dan menghindari neraka dunia. Dan jangan
sekali-kali kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar